Archive for the Inspirational Stories Category

KOPASSUS

Posted in Inspirational Stories with tags , on August 12, 2009 by fshan

world”s best elite forces

Discovery Channel Military edition 2008 broadcasted the world’s best elite forces. Elite forces from around the globe was measured by its performance and skill (not by the military technology), where military experts and analyst across the globe were invited to give their judgement. Here’s the Top 3 :

1. United Kingdom’s SAS

2. Israel’s MOSSAD

3. Indonesia’s KOPASSUS

You must be wondering why the US elite force was not included. It is because, according to the narrator, they rely heavily on military equipments, all-digitalized technology. A good special force should posses a perfect individual skill like defense, survival, camouflage, strategy, endurance, guerilla, trap-making, and others. The narrator also said that 1 Kopassus soldier is equal to 5 regular soldiers. Here’s some things for you :

1. Kopassus wins sniper championship using Indonesia’s made weapon.

2. Kopassus ranks #2 in conducting a strategical military operation, like intelligence, deployment and movement, infiltration, and attack. The #1 rank is DELTA force, USA

3. Countries in North Africa use 80% of their military trainer from Kopassus

4. Cambodian special forces has long been trained by Kopassus.

OMG, Bayi berkaki dan bertangan 4

Posted in Inspirational Stories on August 9, 2009 by fshan


Bayi Berkaki 4 dan Bertangan 4 – Sekitar 5 menit setelah dilahirkan lewat operasi caesar, bayi perempuan pasangan Soni Armansyah Ginting (32) dan Farida Hanum (35), akhirnya meninggal dunia di RSUP H Adam Malik, kemarin (6/8) sore. Yang mengejutkan, bayi itu lahir dengan kondisi aneh dan tak sempurna. Memiliki 4 tangan dan 4 kaki, dua alat kelamin.

Menurut diagnosa dokter, bayi tersebut lahir kembar siam namun tidak sempurna. Tubuh bayi memiliki satu badan, empat kaki, empat tangan. Organ dalam tubuh bayi dalam keadaan sempurna. Ketika lahir berat bayi tersebut 3,9 kg dalam keadaan sehat dan stabil. Karena peralatan di Puskesmas Kampungmesjid tidak memadai, akhirnya bayi kembar siam tersebut, di rujuk Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik Medan. (posmetro-medan.com)

Fakta bout Ciuman

Posted in Inspirational Stories with tags on July 31, 2009 by fshan

1. Berciuman menggerakkan 29 otot wajah, dengan kata lain, dengan berciuman, anda akan lebih muda, karena mencegah kerutan di wajah!

2. Pasangan yang berciuman saling menukarkan zat seperti lemak, mineral, dan protein pada saat berciuman. Hal ini akan mendorong pembuatan antibodi, yang akan digunakan untuk melawan berbagai macam penyakit. Jadi berciuman itu ekstra sehat!

3. 66 persen pasangan menutup mata saat berciuman, sedangkan sisanya sangat menikmati bagaimana emosi menjalari wajah pasangan mereka.

4. Menurut statistik Amerika, seorang wanita akan mencium setidaknya 80 orang laki laki sebelum akhirnya menikah
gile jg nih ya ce amrik.. haha..

5. Ciuman romantis akan membakar 2-3 kalori, sementara French Kiss akan membuang 5 kalori, dengan kata lain, semakin sering anda berciuman, semakin banyak kalori anda terbakar.
budi salim kudu sering2 ciuman yeuh….

6. Sensitifitas bibir 200 kali lebih tinggi daripada jari anda!

7. Para pria yang mencium istrinya sebelum berangkat kerja, akan memiliki usia 5 tahun lebih lama, sedangkan pria yang hanya menutup pintu ternyata lebih cenderung terlibat masalah kecelakaan di jalan.
so pasti.. suami yang baik lebih panjang umur ^^

8. Berciuman penuh gairah selama 90 detik akan mengangkat tekanan darah dan meningkatkan detak jantung. Hal ini juga akan meningkatkan level hormon dalam darah, jadi akan menambah usia 1 menit! Mau panjang umur? Sering-sering berciuman ya!

9. French Kiss adalah tipe ciuman yang disebut sebagai ‘jembatan jiwa’, dalam ciuman tipe ini, bukan hanya bibir yang bergerak, tapi lidah juga lho!

10. Pada saat orang eskimo saling bertemu, mereka tidak hanya sekedar menggesekkan hidung. Pada saat hidung bertemu, bibir juga terbuka. Pada saat ini mereka akan menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya kuat-kuat. Dengan cara ini mereka akan menikmati aroma tubuh masing-masing pasangan.
kimoooo… ;p

11. PDA (Public Display of Affection), termasuk berciuman, biasanya kurang diterima di Jepang, Taiwan, Cina dan Korea (juga di negara kita kan). Di Jepang, sebelum berciuman, mereka harus menjaga jarak, saling membungkuk, barulah kemudian berciuman di bibir selama sedetik!
ribet ya.. haha.. otaku ciuman kek gini tidak? ;p

12. Tubuh mereka yang berciuman akan memproduksi suatu zat yang memiliki kekuatan 200 kali lipat morfin. Oleh karena inilah, mereka yang berciuman seringkali merasa kebahagiaan dan kegembiraan yang luar biasa.
hanya orang idiot yang lebi memilih narkoba dibanding ciuman.. udah bayar mahal, bikin mati pula ^^

13. Berciuman bikin anda rileks dan mengurangi stress! Anda stress? Cium dong rekan kerja Anda!

14. Sepanjang hidupnya, manusia rata-rata menghabiskan waktu selama dua minggu untuk berciuman

15. Ciuman selama satu menit akan menghabiskan 26 kalori dalam tubuh anda!

16. 50% orang di dunia ini, pertama kali merasakan ciuman penuh cinta di bawah 14 tahun

Quote yang sudah lama hilang.. Thanks to Roby

Posted in Curhat, Inspirational Stories, Writings on June 15, 2009 by fshan

Merelakan berarti menuju kedewasaan.
Merelakan berarti mempunyai keberanian.
Merelakan berarti bersyukur atas apa yang diterima.
Merelakan tidak berarti kalah ataupun menang.

Mencintai bukanlah bagaimana Aku melupakan

melainkan bagaimana Aku memaafkan

Mencintai bukanlah bagaimana Aku mendengarkan

melainkan bagaimana Aku mengerti

Mencintai bukanlah apa yang Aku lihat

melainkan apa yang Aku rasakan

Mencintai bukanlah bagaimana Aku melepaskan

melainkan bagaimana Aku bertahan

Sebab Aku percaya bahwa cinta akan datang . .

kepada yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan

kepada yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati

kepada yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti

EMPATI

Posted in Inspirational Stories on June 5, 2009 by fshan

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di
kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah
berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang
memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk
tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.

Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada
yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada
pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan.

Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke
hari. Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika
menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak
terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada.
Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya
terlalu asyik menyantap makanan.

Namun malam itu saya bisa melihat sesuatu yang selama ini seakan tak
terlihat. Saya melihat bagaimana pelayan restoran itu membersihkan
sisa-sisa makanan di atas meja. Pemandangan yang sebenarnya biasa-biasa
saja. Tetapi, mungkin karena malam itu mata hati saya yang melihat,
pemandangan tersebut menjadi istimewa.

Melihat tumpukan sisa makan di atas salah satu meja yang sedang
dibersihkan, saya bertanya-tanya dalam hati: siapa sebenarnya yang baru
saja bersantap di meja itu? Kalau dilihat dari sisa-sisa makanan yang
berserakan, tampaknya rombongan yang cukup besar. Tetapi yang menarik
perhatian saya adalah bagaimana rombongan itu meninggalkan sampah bekas
makanan.

Sungguh pemandangan yang menjijikan. Tulang-tulang ayam berserakan di atas
meja. Padahal ada kotak-kotak karton yang bisa dijadikan tempat sampah.
Nasi di sana-sini. Belum lagi di bawah kolong meja juga kotor oleh
tumpahan remah-remah. Mungkin rombongan itu membawa anak-anak.

Meja tersebut bagaikan ladang pembantaian. Tulang belulang berserakan.
Saya tidak habis pikir bagaimana mereka begitu tega meninggalkan sampah
berserakan seperti itu. Tak terpikir oleh mereka betapa sisa-sisa makanan
yang menjijikan itu harus dibersihkan oleh seseorang, walau dia seorang
pelayan sekalipun.

Sejak malam itu saya mengambil keputusan untuk membuang sendiri sisa
makanan jika bersantap di restoran semacam itu. Saya juga meminta
anak-anak melakukan hal yang sama. Awalnya tidak mudah. Sebelum ini saya
juga pernah melakukannya. Tetapi perbuatan saya itu justru menjadi bahan
tertawaan teman-teman. Saya dibilang sok kebarat-baratan. Sok menunjukkan
pernah
ke luar negeri. Sebab di banyak negara, terutama di Eropa dan Amerika,
sudah jamak pelanggan membuang sendiri sisa makanan ke tong sampah.
Pelayan terbatas karena tenaga kerja mahal.

Sebenarnya tidak terlalu sulit membersihkan sisa-sisa makanan kita.
Tinggal meringkas lalu membuangnya di tempat sampah. Cuma butuh beberapa
menit. Sebuah perbuatan kecil. Tetapi jika semua orang melakukannya,
artinya akan besar sekali bagi para pelayan restoran.

Saya pernah membaca sebuah buku tentang perbuatan kecil yang punya arti
besar. Termasuk kisah seorang bapak yang mengajak anaknya untuk
membersihkan sampah di sebuah tanah kosong di kompleks rumah mereka.
Karena setiap hari warga kompleks melihat sang bapak dan anaknya
membersihkan sampah di situ, lama-lama mereka malu hati untuk membuang
sampah di situ.

Belakangan seluruh warga bahkan tergerak untuk mengikuti jejak sang bapak
itu dan ujung-ujungnya lingkungan perumahan menjadi bersih dan sehat.
Padahal tidak ada satu kata pun dari bapak tersebut. Tidak ada slogan,
umbul-umbul, apalagi spanduk atau baliho. Dia hanya memberikan
keteladanan. Keteladanan kecil yang berdampak besar.

Saya juga pernah membaca cerita tentang kekuatan senyum. Jika saja setiap
orang memberi senyum kepada paling sedikit satu orang yang dijumpainya
hari itu, maka dampaknya akan luar biasa. Orang yang mendapat senyum akan
merasa bahagia. Dia lalu akan tersenyum pada orang lain yang dijumpainya.
Begitu seterusnya, sehingga senyum tadi meluas kepada banyak orang.
Padahal
asal mulanya hanya dari satu orang yang tersenyum.

Terilhami oleh sebuah cerita di sebuah buku “Chiken Soup”, saya kerap
membayar karcis tol bagi mobil di belakang saya. Tidak perduli siapa di
belakang. Sebab dari cerita di buku itu, orang di belakang saya pasti akan
merasa mendapat kejutan. Kejutan yang menyenangkan. Jika hari itu dia
bahagia, maka harinya yang indah akan membuat dia menyebarkan virus
kebahagiaan tersebut kepada orang-orang yang dia temui hari itu. Saya
berharap virus itu dapat menyebar ke banyak orang.

Bayangkan jika Anda memberi pujian yang tulus bagi minimal satu orang
setiap hari. Pujian itu akan memberi efek berantai ketika orang yang Anda
puji merasa bahagia dan menularkan virus kebahagiaan tersebut kepada
orang-orang di sekitarnya.

Anak saya yang di SD selalu mengingatkan jika saya lupa mengucapkan kata
“terima kasih” saat petugas jalan tol memberikan karcis dan uang
kembalian. Menurut dia, kata “terima kasih” merupakan “magic words” yang
akan membuat orang lain senang. Begitu juga kata “tolong” ketika kita
meminta bantuan orang lain, misalnya pembantu rumah tangga kita.

Dulu saya sering marah jika ada angkutan umum, misalnya bus, mikrolet,
bajaj, atau angkot seenaknya menyerobot mobil saya. Sampai suatu hari
istri saya mengingatkan bahwa saya harus berempati pada mereka. Para supir
kendaraan umum itu harus berjuang untuk mengejar setoran. “Sementara kamu
kan tidak mengejar setoran?” Nasihat itu diperoleh istri saya dari
sebuah tulisan almarhum Romo Mangunwijaya. Sejak saat itu, jika ada
kendaraan umum yang menyerobot seenak udelnya, saya segera teringat
nasihat istri tersebut.

Saya membayangkan, alangkah indahnya hidup kita jika kita dapat membuat
orang lain bahagia. Alangkah menyenangkannya jika kita bisa berempati pada
perasaan orang lain. Betapa bahagianya jika kita menyadari dengan membuang
sisa makanan kita di restoran cepat saji, kita sudah meringankan pekerjaan
pelayan restoran.

Begitu juga dengan tidak membuang karcis tol begitu saja setelah membayar,
kita sudah meringankan beban petugas kebersihan. Dengan tidak membuang
permen karet sembarangan, kita sudah menghindari orang dari perasaan kesal
karena sepatu atau celananya lengket kena permen karet.

Kita sering mengaku bangsa yang berbudaya tinggi tetapi berapa banyak di
antara kita yang ketika berada di tempat-tempat publik, ketika membuka
pintu, menahannya sebentar dan menoleh kebelakang untuk berjaga-jaga
apakah ada orang lain di belakang kita? Saya pribadi sering melihat orang
yang membuka pintu lalu melepaskannya begitu saja tanpa perduli orang di
belakangnya terbentur oleh pintu tersebut.

Jika kita mau, banyak hal kecil bisa kita lakukan. Hal yang tidak
memberatkan kita tetapi besar artinya bagi orang lain. Mulailah dari
hal-hal kecil-kecil. Mulailah dari diri Anda lebih dulu. Mulailah sekarang
juga.

Very Nice.. Be Happy, Katie+Nick

Posted in Inspirational Stories on April 21, 2009 by fshan


The girl in the picture is Katie Kirkpatrick, she is 21. Next to her, her fiancé, Nick, 23.
The picture was taken shortly before their wedding ceremony, held on January 11, 2005 in the US .
Katie has terminal cancer and spend hours a day receiving medication.
In the picture, Nick is waiting for her on one of the many sessions of chemo to end

In spite of all the pain, organ failures, and morphine shots, Katie is going along with her wedding and took care
of every detail. The dress had to be adjusted a few times due to her constant weight loss

An unusual accessory at the party was the oxygen tube that Katie used throughout the ceremony and reception as well.
The other couple in the picture are Nick’s parents. Excited to see their son marrying his high school sweetheart.

Katie, in her wheelchair with the oxygen tube, listening to a song from her husband and friends

At the reception, Katie had to take a few rests, The pain not allowing her to be standing for long periods

Katie died five days after her wedding day. Watching a woman so ill and weak getting married and with a smile on her face makes us think….. Happiness is reachable, no matter how long it last. We should stop making our lives complicated.

Life is short
Break the rules
forgive quickly
kiss passionately, love truly
laugh constantly
And never stop smiling
no matter how strange life is
Life is not always the party we expected to be
but as long as we are here, we should smile and be grateful.

Angelina Jolie Perempuan Paling Cantik di Dunia

Posted in Inspirational Stories, Uncategorized on April 15, 2009 by fshan
Gambar
Los Angeles Kecantikan Angelina Jolie memang luar biasa. Dalam setiap kesempatan, penampilan ibu enam anak itu selalu menimbulkan decak kagum. Hasil survey menunjukkan bahwa ia adalah perempuan tercantik di dunia.

Survey itu dilakukan oleh majalah khusus perempuan ‘Vanity Fair’. dikutip detikhot dari Female First, Rabu (15/4/2009), nama pasangan hidup aktor Brad Pitt itu dipilih oleh 58 persen pembaca sebagai perempuan yang tercantik di dunia.

Angka itu sangat dominan dibandingkan dengan perempuan-perempuan lain yang ada di daftar yang diberi Vanity Fair. Supermodel asal Brasil Gisele Bundchen yang berhasil menempati posisi kedua hanya mendapat 9 persen suara. Sedangkan si Catwoman Halle Berry yang ada di posisi ketiga hanya mendapat 4 persen.

Nama-nama perempuan cantik lain yang berhasil disingkirkan oleh Jolie antara lain adalah Penelope Cruz, Scarlett Johansson, Kate Moss dan penyanyi Beyonce.

Bukan hanya kali ini saja Jolie disebut sebagai perempuan tercantik. Bulan lalu majalah ‘Who’ dari Australia juga menobatkan bintang ‘Changelling’ itu sebagai perempuan tercantik. Bagaimana menurut Anda?

Sumber: Amelia Ayu Kinanti – detikhot

——————————————————————————–

Gw setuju!!! Soalnya dia bukan cuma cantik luar, tapi dalem..

Kegiatan sosialnya boo… cara dia ngerawat keluarga.. sampe bikin Brad Pitt mabok cinta..huhuhu.. she’s definitely my raw-model!

Be Good, Be Happy

Posted in Curhat, Inspirational Stories on February 15, 2009 by fshan

Miliki Hati yang Tidak Pernah Membenci

Miliki Senyum yang Tidak Pernah Memudar

Miliki Kata yang Tidak Pernah Menyakiti

Tiga kalimat ini saya kutip dari blog seorang teman..

Saya berharap bisa selalu menjadi orang yang dapat melakukan ketiga hal tersebut

Semoga anda..

Semoga orang tua anda..

Semoga teman-teman anda..

Semoga semua mahkluk.. 

senantiasa melakukan ketiga hal diatas.. 

Untuk apa? So simple: to be good, to be happy..

Belajar Kematian = Belajar Kehidupan

Posted in Curhat, Inspirational Stories, Writings with tags , on January 15, 2009 by fshan

“Pada saat anda belajar tentang kematian, anda sedang belajar tentang kehidupan.”

Anda setuju dengan kata-kata ini? Saya sangat setuju..

Seorang guru besar pernah bercerita kepada saya, dia merupakan pengajar di sebuah Universitas di Perancis, dia bicara dengan teman kerjanya tentang kematian, dan temannya itu tidak suka ketika dia bicara tentang kematian. Beliau bingung kenapa orang-orang tidak suka bicara tentang kematian, padahal kita semua akan mengalaminya.

Beliau juga mengajarkan kepada saya agar saya selalu ingat akan kematian. Bukan untuk menjadi pribadi yang pesimis, melainkan agar selalu sadar untuk berbuat baik. Dengan merasa bahwa hari ini adalah hari terakhir Anda, Anda akan senantiasa berbuat sebaik-baiknya akan apapun yang Anda kerjakan.

Dengan merasa hari ini adalah hari terakhir, Anda akan selalu berbuat baik kepada semua orang, bertutur kata baik, serta menjaga hubungan Anda dengan hubungan Anda dengan orang-orang yang kita sayang..

Saya sering lupa akan ini.. Hari ini saya ingat, dan saya menuliskannya di blog saya, agar kalian juga ingat.. Agar kalian semua senantiasa berbuat sebaik-baiknya dan jangan lupa, sempatkan waktu untuk mengirim cinta kepada orang-orang yang Anda sayang, sebelum terlambat :) lebih baik setiap hari bukan?

Analogi: Bijak (Part 3)

Posted in Inspirational Stories, Writings with tags , , on January 9, 2009 by fshan

Lagi-lagi Mario Teguh, beliau berkata dalam acaranya, kira-kira begini:

“Untuk kekasih anda, bangunlah rumah di dalam hati anda, jadi anda tidak akan memperlakukannya sebagai objek, melainkan tempat yang indah, yang akan anda rawat dan jaga.”

(sebenarnya kalimatnya tidak persis seperti itu, itu kalimat yang saya buat dari apa yang saya tangkap.)

Satu lagi kalimat yang indah maknanya, saya setuju kembali, jika kita menganggapnya rumah kita, kita akan rawat, menjaganya tetap bersih, tidak bocor, tidak retak, dan selalu pulang kesana, ke tempat paling nyaman..

Semoga semua pasangan di dunia ini dapat memandang kekasih hatinya dengan baik, sebagaimana kalimat di atas..