Archive for the Writings Category
Animal Babies.. So Cute!
Posted in Writings with tags animalbabies, aye-ayes, bats, bayibinatang, bayilucu, cutebabies, echidnasorpygmymarmosets, hedgehogs on October 13, 2009 by fshanPresiden Tanpa Gaji
Posted in Writings with tags presidenparaguay, presidensukarela on August 5, 2009 by fshanFERNANDO LUGO MENDEZ bukan konglomerat atau politisi bergelimang uang. Mantan uskup ini hanya pekerja sosial yang kere. Tapi sungguh tak disangka, penganut sosialisme yang mendalami ajaran Pancasila ini malah menolak mendapat gaji selaku Presiden Paraguay, yang diumumkannya pada malam sebelum pelantikannya, Jumat, 16 Agustus lalu.

Keputusan Lugo ini adalah keajaiban terbesar di dunia politik, sepanjang sejarah demokrasi di jagat raya ini. Sendirian dia melawan arus besar yang berlaku di semua negara, termasuk di AS, di mana jabatan presiden memberikan privilese serta kesempatan memperkaya diri dan kelompok.
Keputusan Lugo yang mencengangkan itu disambut gembira oleh ribuan pendukungnya. Namun, Presiden Ekuador Rafael Correa mengingatkan dengan cemas,”Begitu Lugo mulai mengubah berbagai hal, serangan akan dimulai.” Serangan dimaksud bakal berasal dari kalangan kapitalis, termasuk kekuatan politik yang berkiblat ke AS.
Bukanlah kebetulan jika semua pemimpin sosialis Amerika Latin hadir dalam acara pelantikan Fernando Lugo, yang berlangsung sederhana di ibukota Asuncion.. Mereka dipersatukan oleh semangat anti-Amerika Serikat, atau setidak-tidaknya berani melawan dan mengatakan TIDAK terhadap negara adi kuasa itu. Sebaliknya negara-negara yang dipimpin para politisi konservatif yang pro Amerika, yaitu Meksiko, Kolumbia, Peru, hanya mengirim utusan.
Para presiden beraliran sosialis yang hadir dalam pelantikan “presiden kaum miskin” itu antara lain Hugo Chavez dari Venezuela, Luiz Inacio Lula da Silva (Brasil), Cristina Kirchner (Argentina), Michelle Bachelet (Cili), Evo Morales (Bolivia), dan Rafael Correa (Ekuador). Kehadiran mereka membuat acara pelantikan tersebut menjadi semacam perayaan kebangkitan sosialisme gaya baru di bumi Amerika Latin.
Fernando Lugo, 56 tahun, memenangkan pemilu presiden Paraguay pada April lalu. Sebelumnya dia bekerja sebagai uskup Katolik di wilayah-wilayah miskin negara yang bertetangga dengan Brasil, Argentina, dan Bolivia itu. Dia mendapat izin cuti sementara dari Vatikan, memenangkan pemilu, dan menjadi uskup pertama di dunia yang berhasil memenangkan pemilihan presiden.
Gaji presiden Paraguay lebih kecil dibanding gaji anggota DPR-RI
TAHUKAH Anda berapa gaji seorang presiden di Paraguay ?
Menurut kantor berita Associated Press, gaji presiden Paraguay adalah sebesar 4.000 dolar AS atau sekitar Rp.37 juta per bulan. Sangat kecil dibandingkan gaji anggota DPR-RI, yaitu sebesar Rp.49 juta per bulan. Dan makin kecil lagi dibandingkan gaji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekitar Rp.150 juta per bulan.
Dengan menolak mendapat gaji, pengagum pemikiran Bung Karno ini akan benar-benar menjadi relawan di tampuk kekuasaan Paraguay. Lugo akan menjadi satu-satunya pimpinan negara di dunia yang murni volunteer alias bekerja tanpa mendapat upah. Luar biasa!
Memang, dia naik ke puncak kekuasaan di negara itu, berkat dukungan kaum miskin, terutama para petani tanpa tanah dan serikat buruh. Mungkin keputusannya itu adalah wujud solidaritas paling nyata kepada kalangan miskin, yang mencapai 35,6 persen dari total populasi.
Tindakan mulia Fernando Lugo ini cocok betul dengan semboyan kampanye Sutrisno Bachir : karena hidup adalah perbuatan. Sekarang giliran Sutrisno dan para pemimpin Indonesia lainnya untuk mencontoh tindakan nyata Lugo : karena hidup adalah perbuatan nyata !
Hidup adalah melayani…
Petani tak memiliki tanah
PARAGUAY adalah negara paling miskin di kawasan Amerika Latin. Pendapatan utama negara ini bersumber dari produk-produk pertanian, terutama kedelai dan produk turunannya yang menyumbang lebih dari setengah hasil ekspornya, yang pada tahun 2007 tercatat 2.390 juta dolar AS. Tingkat pertumbuhan ekonominya sebenarnya cukup bagus, yaitu 6,4 persen per tahun.
Dengan jumlah penduduk “hanya” 6,5 juta jiwa, negara dengan luas wilayah 406.762 km persegi ini seharusnya bisa memakmurkan rakyatnya. Namun karena negara salah urus; sempat dikuasai oleh kediktatoran selama 39 tahun, korupsi dan nepotisme merajalela, dan lebih dari sepertiga penduduknya adalah petani tanpa tanah; maka label negara termiskin di kawasan itu terpaksa disandangnya.
Cobaan di hari pertama berkuasa : obat dan BBM menghilang dari pasar
KEMENANGAN Lugo yang mengejutkan telah mengakhiri dominasi Partai Colorado selama 61 tahun di negeri yang cantik itu. Tapi bukan tidak mungkin, “Golkar”-nya Paraguay itu akan kembali berkuasa, jika pemerintahan koalisi yang dipimpin Lugo gagal meredam anarkisme yang timbul akibat euforia di kalangan petani miskin.
Segera setelah memastikan Lugo menang dalam pemilu, para petani tanpa tanah langsung menyerobot tanah-tanah pertanian yang dikuasai perusahaan-perusahaan besar. Pada saat yang sama pememerintahan Lugo yang baru berusia sehari sudah langsung digoyang oleh para kapitalis, dengan cara menimbun BBM yang mengakibatkan barang vital itu menghilang dari pasar. Obat-obatan juga raib dari rak-rak apotik. Ini bisa menimbulkan krisis.
Sumber: www.ayomerdeka.wordpress.com
Keren Banget.. Pengen tapi takut
Posted in Writings with tags Devil'sPool on August 2, 2009 by fshanBagi penyuka tantangan, berenang di Devil’s Pool alias kolam renang setan merupakan pilihan tepat. Betapa tidak, letaknya di bibir Victoria Falls, air terjun terbesar dunia dengan ketinggian 108 meter dan panjang 1,7 km.
“Sesuai namanya, Devil’s Swimming Pool, kolam renang ini diyakini sebagai yang paling berbahaya di dunia. Devil’s bukanlah buatan manusia tapi ceruk alami di air terjun terbesar yang terletak di perbatasan Zimbabwe dengan Zambia.”
Deretan karang alami yang muncul tepat di bibir jurang dan ceruk di ujung air terjun bisa dijadikan tempat berenang ketika air sedang dangkal dan tidak deras.
Biasanya selama September sampai Desember. Di saat seperti ini, para perenang bahkan bisa melongok ke dasar jurang dari ujung air terjun itu tanpa perlu takut terseret derasnya air.
Tempat wisata yang terletak di sisi Zambia ini tiap tahunnya dibanjiri wisatawan yang ingin melihat dasar air terjun dari puncaknya.
Beberapa bahkan berani membiarkan diri terbawa arus deras sampai ke bibir air terjun sebelum mentok karena terhalang karang. Di bawah mereka, sejauh 108 meter, Sungai Zambezi mengalir deras.
“Di bulan-bulan selain September – Desember, yang berani berenang di Devil’s akan langsung terseret dan terempas di dasar Sungai Zambezi karena karang penghalang di bibir air terjun itu terendam air yang mengalir deras.”
Angela Stugren, turis AS yang mengunjungi tempat itu mengatakan tempat ini lebih menyeramkan dari bungee jumping. “Perasaan bisa terseret air yang tenang membuat Anda seperti gamang,” katanya.
Dikenal dengan nama Mosi-oa-Tunya atau asap menggelegar dalam bahasa setempat, air terjun ini menumpahkan 500 juta liter air setiap menitnya dari bibir air terjun yang panjangnya tak kurang dari 1,6 km.




Mesra gan….


keren abis ada pelanginya pula…
Merokok tidak berbahaya………………………..
Posted in Writings with tags lucu, merokoktidakberbahaya on August 2, 2009 by fshanBanyak orang yang mengkhawatirkan bahaya rokok dan menakutinya,
tapi setelah setelah diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya
ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya. Kemudian,
para pakar sepakat untuk membuktikannya dengan mengambil
dari beberapa hikayat pada zaman dahulu kala di mana pada
waktu itu nenek moyang kitapun telah membuktikannya melalui
beberapa percobaan, buktinya sperti cerita di bawah ini, dia
tetap sehat walafiat.
Untuk lebih jelasnya dapat dibuktikan lewat penemuan oleh
beberapa dari ahli di bawah ini: Pada zaman dahulu kala, ada
tiga orang dokter. Mereka selalu bersama kemana saja mereka
pergi. Tapi ketiga-tiganya memiliki kegemaran berlainan.
A. dr Jon Poni (suka main perempuan)
B. dr Jon Joni (suka minum minuman keras)
C. dr Jon Doni (suka segala jenis rokok)
Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan.
Tiba-tiba ketiganya bertemu dengan sebuah ketel/kendi
(seperti cerita Aladin). Lalu salah seorang mengambilnya
lalu meng-gosok2kan ketel tersebut. Sejurus kemudian asap
keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan
berganti menjadi satu makluk yang menyeramkan yakni sesosok
jin yang ganas. Lalu jin tersebut tertawa: “Ha ha
ha…” dan berkata “Akulah Jin Ifrit! Karena kamu
telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan tunaikan
apa saja permintaan kamu sekalian.
Ketiga sahabat yang pada mulanya panik dan takut menjadi
gembira lalu termenung dan berpikir tentang peluang dan
kemauan masing-masing yang mungkin hanya sekali mereka
jumpai dalam hidup mereka. Lalu mereka memilih kemauan
mengikuti kegemaran masing-masing. Berkatalah si A,”Aku
mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa di seluruh
dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan
ganggu aku selama 10 tahun.” Pufff ……..!! dengan
sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si A.
Berkata si B, “Aku mau semua jenis arak dari seluruh
dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam
sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10
tahun.” Pufff ……… !! dengan sekejap mata jin itu
menyempurnakan permintaan si B.
Berkata pula si C,”Aku mau semua jenis rokok dari
seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan
dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10
tahun.” Pufff ………. !! dengan sekejap mata jin itu
menyempurnakan permintaan si C.
Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali
untuk membuka pintu gua masing-masing sebagaimana yang
dijanjikan. Maka jin tersebut pergi membuka pintu gua si A,
ketika dibuka maka keluarlah si A dengan keadaan kurus
kering, berdiri pun tidak bisa karena tidak sanggup untuk
menggerakkan lutut sebab hari-hari hanya memuaskan nafsu
dengan perempuan. Tiba-tiba si A pun jatuh ketanah lalu
mati!!
Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si B, ketika pintu
dibuka maka keluarlah si B dengan perut yang sangat buncit
karena hari-hari mabuk-mabukan. Jalan pun terhuyung-huyung.
Tiba-tiba si B pun jatuh ketanah lalu mati !!
Setelah itu jin pergi ke gua si C dan membuka pintu gua.
Tiba2 si C keluar dalam keadaan sehat walafiat dan terus
MENAMPAR si jin. Sambil memaki si jin ia berkata:
“JIN GOBLOOOKK…..! !!! KOREKNYA MANA …???!!!”
Safety Lesson-nya : “Rokok Tak Berbahaya sepanjang
tidak ada koreknya”
Arti SEX
Posted in Writings with tags artisex on July 31, 2009 by fshanSuatu pagi seorang anak yang baru masuk sekolah dasar bertanya kepada
ayahnya: “Yah, ayah, SEX itu apa sih, yah…..?”
Terperanjat si ayah mendengar pertanyaan si upik.
Terbayang dia tentang arus informasi zaman sekarang yang modern
membuat manusia berfikiran terbuka, termasuk anak yg masih kecil.
Sesuai dengan konsep pendidikan seks yang sedang hangat dibicarakan
Mulailah si ayah mencari-cari jawaban yang sesuai dengan umur dan
harapan anaknya yang ia harapkan tak mau tertinggal dalam arus
pendidikan modern.
Maka si ayah pun mulai memberikan jawaban dengan mengkiaskan kumbang
dan bunga, telur yang yang menetas menjadi berudu dan kemudian menjadi
katak, hujan serta benih yang berkembang menjadi tunas, diikuti dengan
pembentukan bayi dalam kandungan.
Sebelum mengakhiri semua jawaban itu, si ayah menyelipkan juga kisah
percintaan antara ia dan mamanya sejak dari zaman sekolah menengah
hingga sampai kelahiran seorang bayi comel yaitu si anak yang bertanya
itu.
Tiba-tiba si anak menangis terisak-isak.
Si ayah keheranan. “Eh kenapa ?” Si ayah bertanya keheranan.
Tetapi si anak masih tetap menangis.
“Jawabanya panjang amat…hu… hu….hu,
terus dimana tempat untuk nulis jawabannya?
Kalo gitu Ayah ajalah yang nulis jawabanya !.. ….hu… hu…hu.”
Si upik lantas menyerahkan buku latihan Bahasa Inggris
yang pada sampul muka depannya tertulis…. . …..
NAME : ………… ……… ……… ….
SCHOOL : ………… . ………. ……… …
CLASS : ………… ……… ………. ….
SEX :……….. ……… ……… …..
Pusingnya jadi wanita ^^
Posted in Writings with tags pusingnyajadiwanita on July 29, 2009 by fshan


Sumber: ka*kus
Dokter tidak berdagang..
Posted in Writings with tags dokter, gratis, mulia on July 24, 2009 by fshanThis is the reason why I really want to be a doctor.. huhu.. keren….
But pengobatan gratis kek gini jg ada di pagarsih (mertua temanku haha)
salah satu tukang urut terkenal di Bandung kalo ga salah..
sama kek cerita ini… ga pernah pungut bayaran.. salute! cekidot
—————————————————–
Ketika biaya perawatan dokter dan rumah sakit semakin membubung tinggi, tidak ada yang berubah dari sosok Lo Siaw Ging, seorang dokter di Kota Solo, Jawa Tengah. Dia tetap merawat dan mengobati pasien tanpa menetapkan tarif, bahkan sebagian besar pasiennya justru tidak pernah dimintai bayaran.
Maka, tak heran kalau pasien-pasien Lo Siaw Ging tidak hanya warga Solo, tetapi juga mereka yang berasal dari Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Boyolali, dan Wonogiri. Usianya yang sudah menjelang 75 tahun tak membuat pria itu menghentikan kesibukannya memeriksa para pasien.
Dokter Lo, panggilannya, setiap hari tetap melayani puluhan pasien yang datang ke tempatnya praktik sekaligus rumah tinggalnya di Jalan Jagalan 27, Kelurahan Jebres, Kota Solo. Mayoritas pasien Lo adalah keluarga tak mampu secara ekonomi. Mereka itu, jangankan membayar ongkos periksa, untuk menebus resep dokter Lo pun sering kali tak sanggup.
Namun, bagi Lo, semua itu dihadapinya dengan ”biasa saja”. Dia merasa dapat memahami kondisi sebagian pasiennya itu. Seorang pasiennya bercerita, karena terlalu sering berobat ke dokter Lo dan tak membayar, ia merasa tidak enak hati. Dia lalu bertanya berapa biaya pemeriksaan dan resep obatnya.
Mendengar pertanyaan si pasien, Lo malah balik bertanya, ”Memangnya kamu sudah punya uang banyak?”
Pasiennya yang lain, Yuli (30), warga Cemani, Sukoharjo, bercerita, dia juga tak pernah membayar saat memeriksakan diri. ”Saya pernah ngasih uang kepada Pak Dokter, tetapi enggak diterima,” ucapnya.
Kardiman (45), penjual bakso di samping rumah dokter Lo, mengatakan, para tetangga dan mereka yang tinggal di sekitar rumah dokter itu juga tak pernah diminta bayaran. ”Kami hanya bisa bilang terima kasih dokter, lalu ke luar ruang periksa,” katanya.
Cara kerja Lo itu membuat dia setiap bulan justru harus membayar tagihan dari apotek atas resep-resep yang diambil para pasiennya. Ini tak terhindarkan karena ada saja pasien yang benar-benar tak punya uang untuk menebus obat atau karena penyakitnya memerlukan obat segera, padahal si pasien tak membawa cukup uang.
Dalam kondisi seperti itu, biasanya setelah memeriksa dan menuliskan resep untuk sang pasien, Lo langsung meminta pasien dan keluarganya menebus obat ke apotek yang memang telah menjadi langganannya. Pasien atau keluarganya cukup membawa resep yang telah ditandatangani Lo, petugas di apotek akan memberikan obat yang diperlukan.
Pada setiap akhir bulan, barulah pihak apotek menagih harga obat tersebut kepada Lo. Berapa besar tagihannya? ”Bervariasi, dari ratusan ribu sampai Rp 10 juta per bulan.”
Bahkan, pasien tak mampu yang menderita sakit parah pun tanpa ragu dikirim Lo ke Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo. Dengan mengantongi surat dari dokter Lo, pasien biasanya diterima pihak rumah sakit, yang lalu membebankan biaya perawatan kepada Lo.
Kerusuhan 1998
Nama dokter Lo sebagai rujukan, terutama bagi kalangan warga tak mampu, relatif ”populer”. Namun, mantan Direktur RS Kasih Ibu ini justru tak suka pada publikasi. Beberapa kali dia menolak permintaan wawancara dari media.
”Enggak usahlah diberita-beritakan. Saya bukan siapa-siapa,” ujarnya.
Bagi Lo, apa yang dia lakukan selama ini sekadar membantu mereka yang tak mampu dan membutuhkan pertolongan dokter. ”Apa yang saya lakukan itu biasa dilakukan orang lain juga. Jadi, tak ada yang istimewa,” ujarnya.
Di kalangan warga Solo, terutama di sekitar tempat tinggalnya, Lo dikenal sebagai sosok yang selalu bersedia menolong siapa pun yang membutuhkan. Tak heran jika saat terjadi kerusuhan rasial di Solo pada Mei 1998, rumah dokter keturunan Tionghoa ini justru dijaga ketat oleh masyarakat setempat.
Lo juga tak merasa khawatir. Justru para tetangga yang meminta dia tidak membuka praktik pada masa kerusuhan itu mengingat situasinya rawan, terutama bagi warga keturunan Tionghoa. Namun, Lo menolak permintaan itu, dia tetap menerima pasien yang datang.
”Saya mengingatkan dokter, kenapa buka praktik. Wong suasananya kritis. Eh, saya yang malah dimarahi dokter. Katanya, dokter akan tetap buka praktik, kasihan sama orang yang sudah datang jauh-jauh mau berobat,” cerita Putut Hari Purwanto (46), warga Purwodiningratan, yang rumahnya tak jauh dari rumah Lo.
Bahkan, meski tentara datang ke rumah Lo untuk mengevakuasi dia ke tempat yang aman, Lo tetap menolak. Maka, wargalah yang kemudian berjaga-jaga di rumah Lo agar dia tak menjadi sasaran kerusuhan.
”Saya ini orang Solo, jadi tak perlu pergi ke mana-mana. Buat apa?” ucapnya.
Anugerah
Menjadi dokter, bagi Lo, adalah sebuah anugerah. Dia kemudian bercerita, seorang dokter di Solo yang dikenal dengan nama dokter Oen, seniornya, dan sang ayahlah yang membentuk sosoknya. Dokter Oen dan sang ayah kini telah tiada.
Lo selalu ingat pesan ayahnya saat memutuskan belajar di sekolah kedokteran. ”Ayah saya berkali-kali mengatakan, kalau saya mau jadi dokter, ya jangan dagang. Kalau mau dagang, jangan jadi dokter. Makanya, siapa pun orang yang datang ke sini, miskin atau kaya, saya harus terbuka. Saya tidak pasang tarif,” kata Lo yang namanya masuk dalam buku Kitab Solo itu.
Papan praktik dokter pun selama bertahun-tahun tak pernah dia pasang. Kalau belakangan ini dia memasang papan nama praktik dokternya, itu karena harus memenuhi peraturan pemerintah.
Tentang peran dokter Oen dalam dirinya, Lo bercerita, selama sekitar 15 tahun dia bekerja kepada dokter Oen yang dia jadikan sebagai panutan. ”Dokter Oen itu jiwa sosialnya tinggi dan kehidupan sehari-harinya sederhana,” ujarnya.
Dari kedua orang itulah, Lo belajar bahwa kebahagiaan justru muncul saat kita bisa berbuat sesuatu bagi sesama. ”Ini bukan berarti saya tak menerima bayaran dari pasien, tetapi kepuasan bisa membantu sesama yang tidak bisa dibayar dengan uang,” katanya sambil bercerita, sebagian pasien yang datang dari desa suka membawakan pisang untuknya.
Gaya hidup sederhana membuat Lo merasa pendapatan sebagai dokter bisa lebih dari cukup untuk membiayai kehidupannya sehari-hari. Apalagi, dia dan sang istri, Maria Gan May Kwee atau Maria Gandi, yang dinikahinya tahun 1968, tak memiliki anak.
”Kebutuhan kami hanya makan. Lagi pula orang seumur saya, seberapa banyak sih makannya?” ujar Lo.
Bahkan, di mata para pasien, Lo seakan tak pernah ”cuti” praktik. Lies (55), ibu dua anak, warga Kepatihan Kulon, Solo, yang selama puluhan tahun menjadi pasiennya mengatakan, ”Dokter Lo praktik pagi dan malam. Setiap kali saya datang tak pernah tutup. Sepertinya, dokter Lo selalu ada kapan pun kami memerlukan.”
DATA DIRI
• Nama: Lo Siaw Ging • Lahir: Magelang, 16 Agustus 1934 • Istri: Maria Gan May Kwee (62) • Pendidikan: – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, 1962 – S-2 (MARS) Universitas Indonesia, 1995 • Profesi: – Dokter RS Panti Kosala, Kandang Sapi, Solo (sekarang RS dokter Oen, Solo) – Mantan Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo
Untuk semua wanita di dunia, be brave!
Posted in Curhat, Writings on July 23, 2009 by fshanAku wanita.
Aku tak akan menunggu janji semu dan harapan palsu.
Maaf, aku TERLALU berharga untuk itu.
Aku wanita.
Cintai dan sayangi aku sekarang!
Karena masa lalu adalah sebuah buku usang.
Dan esok hari adalah sebuah sungai yang entah di mana hilirnya.
Dunia Semakin Wedan.. T.T
Posted in Writings with tags eksekusiwanita, hukumsinting, iransarab, perkosa on July 22, 2009 by fshanTeheran – Seorang pria Iran terpaksa mengawini seorang gadis Iran sehari sebelum gadis tersebut dieksekusi mati. Perkimpoian ini dimaksudkan untuk melegalkan hukuman mati terhadap gadis tersebut.
Pria yang tidak disebutkan identitasnya itu adalah pengikut pemimpin spiritual Iran, Ali Khamenei. Pada The Jerussalem Post dia mengatakan, di usianya yang baru menginjak 18 tahun dirinya diberi kehormatan untuk mengawini wanita muda yang hendak dijatuhi hukuman mati.
Dalam hukum Islam yang diterapkan di Iran, tidak diperkenankan menghukum mati wanita yang statusnya masih perawan. Sehingga, untuk melegalkan penerapan hukuman mati terhadap wanita tersebut, pemerintah menggelar upacara perkimpoian kecil-kecilan pada malam sebelum sang terhukum dieksekusi.
Sehingga, di malam itulah, wanita muda tersebut melakukan hubungan badan dengan suaminya sehingga hilanglah keperawanan sang gadis.
“Saya menyesal telah melakukannya (hubungan badan) meskipun sebenarnya itu legal,” ujarnya kepada Jerussalem Post seperti dikutip news.com.au, Rabu (22/7/2009).
Pria muda itu menceritakan, dirinya tidak akan pernah melupakan saat-saat ketika malam menjelang eksekusi mati istrinya. “Saya selalu mengingat saat dia menangis setelah hubungan badan itu usai,” ujarnya lirih.
“Dan saya tidak akan pernah lupa ketika dia mencakar-cakar wajahnya dengan kukunya sendiri sehingga menimbulkan luka goresan,” ceritanya sedih.
Si gendut dari Meksiko dengan berat setengah ton menjadi manusia paling gemuk sedunia
Posted in Writings with tags manusia paling gemuk di dunia, obesitas on July 15, 2009 by fshanPARAH YAH GAN? Ck..ck… untung berat gw cuma 44 KG… hahaha..
Dalam foto yang direkam pada 2006 lalu, berat badan Uribe mencapai 560 kg.
Seorang laki-laki asal Meksiko dengan berat badan 560 kg baru-baru ini memecahkan rekor dunia sebagai “manusia paling gemuk sedunia”.
Menurut laporan AFP 20 Juli lalu, laki-laki yang bernama Manuel Uribe ini kini tinggal di utara Monterrey. Sebagai “manusia paling gemuk di dunia”, fotonya akan muncul dalam Guiness book of World record yang terbit pada 2008 mendatang, dan dalam buku tersebut juga akan menampilkan suasana operasi dan terapi yang dijalaninya.
Menurut laporan, selama 20 tahun lebih ini, Uribe selalu direpotkan oleh “bobot badan supernya”, sebagian besar waktunya hanya dihabiskan di atas pembaringan. Pada 2006 lalu, ia berusaha menemukan cara menurunkan berat badannya melalui tayangan di televisi, sehingga menarik perhatian dari berbagai kalangan. Hingga akhirnya berhasil menurunkan 200 kg berat badannya. Dan pada Maret lalu, di bawah bantuan mesin derek, Uribe melangkahkan kakinya keluar rumah untuk merayakan keberhasilannya menurunkan berat badan. Bahkan ia juga mendirikan sebuah yayasan, yang secara khusus membantu mereka yang obesitas.
(Sumber Tom.comErabaru.or.id)











