Sajak Saja

Terbayang sebuah jalan menuju pantai di Taiwan,

jalannya penuh liku-liku.

Cukup jauh dan sulit untuk ditempuh,

namun akhirnya menemukan pantai yang indah.

 

Teringat filosofi bunga mawar:

Bunga yang indah ada durinya.

Jika tidak dipegang terlihat indah dan harum,

ketika dipegang malah terluka lalu berdarah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s