Analogi: Bijak (Part 3)

Lagi-lagi Mario Teguh, beliau berkata dalam acaranya, kira-kira begini:

“Untuk kekasih anda, bangunlah rumah di dalam hati anda, jadi anda tidak akan memperlakukannya sebagai objek, melainkan tempat yang indah, yang akan anda rawat dan jaga.”

(sebenarnya kalimatnya tidak persis seperti itu, itu kalimat yang saya buat dari apa yang saya tangkap.)

Satu lagi kalimat yang indah maknanya, saya setuju kembali, jika kita menganggapnya rumah kita, kita akan rawat, menjaganya tetap bersih, tidak bocor, tidak retak, dan selalu pulang kesana, ke tempat paling nyaman..

Semoga semua pasangan di dunia ini dapat memandang kekasih hatinya dengan baik, sebagaimana kalimat di atas..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s